Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta : KumKum, 17-18 April 2010


Ini adalah bagian dari tulisan tentang "Go Green" yang saya tulis juga di Kandank Ilmu.

Go Green seperti yang kita dengar dewasa ini seolah-olah telah menjadi jargon wajib dari setiap perusahaan dan organisasi yang berada di jalur peduli lingkungan. Suhu yang semakin memanas serta polusi membuat kita merasa gerah dengan rutinitas harian yang begitu membuat stress pikiran. Di tengah maraknya penerapan kata-kata Go Green khususnya mengenai lingkungan hidup menjadikan konsep itu sendiri menjadi salah satu strategi komunikasi banyak perusahaan, kita bisa melihat begitu banyak iklan dengan kata-kata Go Green yang dilancarkan oleh berbagai perusahaan. Kita berharapnya itu bukan hanya jargon semata demi meningkatkan pangsa pasar semata, kita berharap semakin banyak pula masyarakat yang memiliki kesadaran akan lingkungan.

Salah satu yang berhasil menumbuhkan kesadaran akan lingkungan tersebut diwujudkan oleh sekelompok orang di Gang Swadaya, Jl. Dr. Saharjo, Manggarai, Jakarta Selatan. Kandank Ilmu pada waktu lebaran mencoba mengunjungi gang tersebut untuk melihat lebih jauh tentang konsep yang mereka tawarkan.

Begitu pertama kali datang, kami disuguhkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau. Perjalanan yang membuat keringat bercucuran dibayarkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau dan pohon yang membuat suhu panas kota Jakarta langsung menghilang begitu masuk ke Gang Swadaya. Setiap sudut Gang Swadaya yang hijau sejuk di pandang mata.

Pada kesempatan tersebut, kami juga berhasil mewawancarai Pak Ibnu sebagai salah satu orang yang memulai langkah menghijaukan Gang Swadaya tersebut. Menurut Pak Ibnu, Go Green yang dewasa ini menjadi jargon bagi mereka telah dibuktikan terlebih dahulu. Cuap-cuap perusahaan serta pemerintah daerah lebih baik dibuktikan dengan langkah nyata menghijaukan bagian terkecil dari sebuah kota yaitunya tempat tinggal. Awalnya menanam pohon dan tumbuhan hijau ini dimulai oleh 5 orang kemudian berkembang menjadi satu area di Gang Swadaya tersebut.

Kesulitan pertama menurut Pak Ibnu adalah susahnya mengajak para tetangga untuk berpartisipasi, tetapi lama kelamaan mereka menyadari bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk mengurangi panasnya kota Jakarta yang semakin hari semakin disesaki oleh pengunjung yang berasal dari seantaro Indonesia.

Kesulitan lainnya adalah susahnya mencari tempat menanam pohon dan tumbuhan, akhirnya tumbuhan di tanam dalam pot bekas cat dan sebagainya. Pada akhirnya, menanam pohon dan tumbuhan menjadi suatu kewajiban bagi setiap rumah tanpa ada rasa terpaksa.

Berikut gambar-gambar yang berhasil Kandank Ilmu abadikan.



Klik link berikut ini untuk melihat lebih banyak lagi gambar

Yangki Imade Suara
Reblog this post [with Zemanta]

2 Response to Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta : KumKum, 17-18 April 2010

June 22, 2010 at 11:52 AM

gangnya bikin adem dan sejuk

ohya,

titip lapak ya ... saya bloger pemula pro lingkungan

bentanio.blogspot.com

January 30, 2012 at 9:24 AM

Postingan yang sangat menginpirasi masyarakan untuk segera melakukan hal yang sama.Tak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan.
Dan Semoga semakin banyak bloger Indonesia menyajikan postingan yang berkaitan dengan kelestarian alam dan lingkungan.
Mengembalikan kepedulian bukan hal yang mudah, namun tak berarti mustahil untuk diwujudkan.
Salam kenal...dan Salam Lestari dari kami.

Post a Comment


Edited by Yangki Imade Suara

Copyright 2010 by Anshul Dudeja