Showing posts with label Copenhagen. Show all posts
Showing posts with label Copenhagen. Show all posts
Ini adalah bagian dari liputan perjalanan Yangki sebagai bagian dari Global South Youth Delegation participating in COP15.
Sepeda berjejer di parkirannya (C) Yangki Suara
COP15 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2009 dari tanggal 7-19 menyisakan banyak cerita yang harus saya tuliskan sebagai liputan perjalanan. Pada kesempatan tersebut, saya meminjam sepeda dari sebuah organisasi sepeda yang bernama Baisikeli. Baisikeli merupakan bahasa Swahili untuk sepeda.
Henrik bersama temannya (C) Yangki Suara
Henrik Mortensen merupakan salah satu anggota organisasi ini dan di sore yang telah berubah menjadi gelap (padahal masih jam 3 sore) saya berbincang-bincang dengan Henrik. Henrik sempat mengatakan bahwa "Tidak lengkap kalau ke Copenhagen jika Anda tidak bersepeda keliling kota". Dan kemudian saya mengatakan bahwa "What? suhu sekarang -2 derajat Celsius dan bersepeda?, saya akan membeku". Henrik : "Santai saja, jika Anda merasa kedinginan, tinggal bawa sepeda Anda ke Stasiun Metro atau tinggal bawa naik S-Tog, disana disediakan tempat khusus untuk sepeda".
Metro merupakan kereta cepat di kota Copenhagen tanpa masinis. Jadi seluruh jaringan Metro dikendalikan secara komputerisasi. Kereta ini beroperasi 24 jam non stop serta waktu tunggu antara 2-5 menit sesuai dengan indikator dari layar yang selalu tepat waktu. Sedangkan S-Tog adalah kereta dalam kota yang masih mempunyai masinis dan disini juga tersedia tempat untuk memarkir sepeda. Sangat-sangat nyaman sekali bersepeda di Copenhagen.
Berikut ini adalah video yang dirilis oleh panitia COP15 tentang Baisikeli.
Terima kasih untuk Henrik dan tim Baisikeli yang telah meminjamkan sepeda selama COP15 berlangsung.
Review Perjalanan COP15, Copenhagen, Denmark : Baisikeli Er Swahili for Cykel
COP15 +
Copenhagen +
Environment
Sepeda berjejer di parkirannya (C) Yangki Suara
COP15 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2009 dari tanggal 7-19 menyisakan banyak cerita yang harus saya tuliskan sebagai liputan perjalanan. Pada kesempatan tersebut, saya meminjam sepeda dari sebuah organisasi sepeda yang bernama Baisikeli. Baisikeli merupakan bahasa Swahili untuk sepeda.
Henrik bersama temannya (C) Yangki Suara
Metro merupakan kereta cepat di kota Copenhagen tanpa masinis. Jadi seluruh jaringan Metro dikendalikan secara komputerisasi. Kereta ini beroperasi 24 jam non stop serta waktu tunggu antara 2-5 menit sesuai dengan indikator dari layar yang selalu tepat waktu. Sedangkan S-Tog adalah kereta dalam kota yang masih mempunyai masinis dan disini juga tersedia tempat untuk memarkir sepeda. Sangat-sangat nyaman sekali bersepeda di Copenhagen.
Berikut ini adalah video yang dirilis oleh panitia COP15 tentang Baisikeli.
Terima kasih untuk Henrik dan tim Baisikeli yang telah meminjamkan sepeda selama COP15 berlangsung.
This is picture with INEX.org President, Fabienne Babinsky, MSc. during COP15 and COY5 in Copenhagen, Denmark while participating during conference as TakingITGlobal Delegation and involved in several International Youth Climate Movement Team with youth from all over the world.
INEX is an NGO from Austria. More info about INEX visit http://www.inex.org/
Change Maker #2: Yangki
Activity +
COP15 +
Copenhagen +
IYCM +
NGO +
YOUNGO
INEX is an NGO from Austria. More info about INEX visit http://www.inex.org/
A coalition of civil society and NGO's holds a vigil for Survival in downtown Copenhagen. After being locked out of the Bella center and shut out of the process, civil society used the moment to reaffirm their dedication to solving the climate crisis.
Hundreds of people attend this event and holding candle which is represent 10.000 people who want a REAL DEAL from COP15 event.
Climate Justice on Vigil for Survival
COP15 +
Copenhagen +
IYCM +
NGO
Hundreds of people attend this event and holding candle which is represent 10.000 people who want a REAL DEAL from COP15 event.