Showing posts with label "KumKum 17-18 April 2010". Show all posts
Showing posts with label "KumKum 17-18 April 2010". Show all posts
Yangki Imade Suara*
KumKum di sini merupakan sebuah ajang kumpul-kumpul bareng berbagai komunitas. Di sini akan ada komunitas blogger, literasi, hobi, astronomi, pencari dana, peduli anak & peduli lingkungan. Bahkan juga akan ada komunitas pengamen & anak jalanan ikut meramaikan.
Berbagai kegiatan menarik yang bisa memperluas wawasan & khasanah berpikir serta meningkatkan keahlian warga kota akan berbagai hal akan tersedia di sini. Tidak hanya untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak, remaja, dan ibu rumah tangga.
Berbeda dengan acara komunitas pada umumnya. KumKum bukan sekedar ajang kumpul-kumpul, dan juga bukan ajang tampil untuk tiap komunitas. KumKum merupakan sebuah upaya untuk merekatkan hubungan antar komunitas lintas ‘genre’. Di sini tiap komunitas bisa saling BERBAGI ide, pemikiran & inisitif untuk kemudian masing-masing dapat BERBUAT hal nyata guna menciptakan sebuah perubahan.
Salah satu tulisan saya tentang lingkungan dengan judul Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota mendapatkan apresiasi dari Panitia KumKum Blog Contest dan menjadi kandidat untuk posting terfavorit dengan ide yang termudah untuk diterapkan sehari-hari.
Berikut ini list para peserta kompetisi blog KumKum http://kumkum.dagdigdug.com/2010/03/03/daftar-peserta-kompetisi-blog/
(Berdasarkan urutan di list posting blog terdaftar yang tercantum di blog KumKum)
- - Perjalanan si Nday: Earth Hour at Home
- - Sahabat Bumi: Galong
- - Sahabat Bumi: Nyuci Piring Yuuk
- - Sahabat Bumi: Greenie, si Keranjang Takakura
- - Semmy: Bahaya Kantong Kresek
- - Yangki Imade's Official Blog: Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta
- - Blog Asepsaiba: Hadiah Kecil untuk Bumi
- - Hanya Sekedar Catatan: Anil, Jus dan Sedotan
- - Catatan si Nandang: Pandalisme, Vandalisme dan Sampah Plastik
- - I don't drink Coffee but Cappucino: Kantong Kresek? Lewat aja dah
Untuk polling, silahkan berkunjung ke blog Kumkum http://kumkum.dagdigdug.com/2010/04/09/polling/ dan kemudian pilih Yangki Imade's Official Blog: Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta sebagai postingan terfavorit Anda.
Batas polling adalah hari Kamis, 15 April 2010, pukul 23.59 WIB.
*Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Padjadjaran yang belajar menulis tentang lingkungan
Dukung Artikel Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota sebagai Posting Favorit di KumKum Blog Competition
"KumKum 17-18 April 2010" +
Article
Yangki Imade Suara*
Berbagai kegiatan menarik yang bisa memperluas wawasan & khasanah berpikir serta meningkatkan keahlian warga kota akan berbagai hal akan tersedia di sini. Tidak hanya untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak, remaja, dan ibu rumah tangga.
Berbeda dengan acara komunitas pada umumnya. KumKum bukan sekedar ajang kumpul-kumpul, dan juga bukan ajang tampil untuk tiap komunitas. KumKum merupakan sebuah upaya untuk merekatkan hubungan antar komunitas lintas ‘genre’. Di sini tiap komunitas bisa saling BERBAGI ide, pemikiran & inisitif untuk kemudian masing-masing dapat BERBUAT hal nyata guna menciptakan sebuah perubahan.
Salah satu tulisan saya tentang lingkungan dengan judul Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota mendapatkan apresiasi dari Panitia KumKum Blog Contest dan menjadi kandidat untuk posting terfavorit dengan ide yang termudah untuk diterapkan sehari-hari.
Berikut ini list para peserta kompetisi blog KumKum http://kumkum.dagdigdug.com/2010/03/03/daftar-peserta-kompetisi-blog/
(Berdasarkan urutan di list posting blog terdaftar yang tercantum di blog KumKum)
- - Perjalanan si Nday: Earth Hour at Home
- - Sahabat Bumi: Galong
- - Sahabat Bumi: Nyuci Piring Yuuk
- - Sahabat Bumi: Greenie, si Keranjang Takakura
- - Semmy: Bahaya Kantong Kresek
- - Yangki Imade's Official Blog: Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta
- - Blog Asepsaiba: Hadiah Kecil untuk Bumi
- - Hanya Sekedar Catatan: Anil, Jus dan Sedotan
- - Catatan si Nandang: Pandalisme, Vandalisme dan Sampah Plastik
- - I don't drink Coffee but Cappucino: Kantong Kresek? Lewat aja dah
Batas polling adalah hari Kamis, 15 April 2010, pukul 23.59 WIB.
*Mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Padjadjaran yang belajar menulis tentang lingkungan

Ini adalah bagian dari tulisan tentang "Go Green" yang saya tulis juga di Kandank Ilmu.
Go Green seperti yang kita dengar dewasa ini seolah-olah telah menjadi jargon wajib dari setiap perusahaan dan organisasi yang berada di jalur peduli lingkungan. Suhu yang semakin memanas serta polusi membuat kita merasa gerah dengan rutinitas harian yang begitu membuat stress pikiran. Di tengah maraknya penerapan kata-kata Go Green khususnya mengenai lingkungan hidup menjadikan konsep itu sendiri menjadi salah satu strategi komunikasi banyak perusahaan, kita bisa melihat begitu banyak iklan dengan kata-kata Go Green yang dilancarkan oleh berbagai perusahaan. Kita berharapnya itu bukan hanya jargon semata demi meningkatkan pangsa pasar semata, kita berharap semakin banyak pula masyarakat yang memiliki kesadaran akan lingkungan.
Salah satu yang berhasil menumbuhkan kesadaran akan lingkungan tersebut diwujudkan oleh sekelompok orang di Gang Swadaya, Jl. Dr. Saharjo, Manggarai, Jakarta Selatan. Kandank Ilmu pada waktu lebaran mencoba mengunjungi gang tersebut untuk melihat lebih jauh tentang konsep yang mereka tawarkan.
Begitu pertama kali datang, kami disuguhkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau. Perjalanan yang membuat keringat bercucuran dibayarkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau dan pohon yang membuat suhu panas kota Jakarta langsung menghilang begitu masuk ke Gang Swadaya. Setiap sudut Gang Swadaya yang hijau sejuk di pandang mata.
Pada kesempatan tersebut, kami juga berhasil mewawancarai Pak Ibnu sebagai salah satu orang yang memulai langkah menghijaukan Gang Swadaya tersebut. Menurut Pak Ibnu, Go Green yang dewasa ini menjadi jargon bagi mereka telah dibuktikan terlebih dahulu. Cuap-cuap perusahaan serta pemerintah daerah lebih baik dibuktikan dengan langkah nyata menghijaukan bagian terkecil dari sebuah kota yaitunya tempat tinggal. Awalnya menanam pohon dan tumbuhan hijau ini dimulai oleh 5 orang kemudian berkembang menjadi satu area di Gang Swadaya tersebut.
Kesulitan pertama menurut Pak Ibnu adalah susahnya mengajak para tetangga untuk berpartisipasi, tetapi lama kelamaan mereka menyadari bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk mengurangi panasnya kota Jakarta yang semakin hari semakin disesaki oleh pengunjung yang berasal dari seantaro Indonesia.
Kesulitan lainnya adalah susahnya mencari tempat menanam pohon dan tumbuhan, akhirnya tumbuhan di tanam dalam pot bekas cat dan sebagainya. Pada akhirnya, menanam pohon dan tumbuhan menjadi suatu kewajiban bagi setiap rumah tanpa ada rasa terpaksa.
Berikut gambar-gambar yang berhasil Kandank Ilmu abadikan.
Klik link berikut ini untuk melihat lebih banyak lagi gambar
Yangki Imade Suara
Gang Hijau di Tengah Panasnya Kota Jakarta : KumKum, 17-18 April 2010
"KumKum 17-18 April 2010" +
Article +
Environment

Ini adalah bagian dari tulisan tentang "Go Green" yang saya tulis juga di Kandank Ilmu.
Go Green seperti yang kita dengar dewasa ini seolah-olah telah menjadi jargon wajib dari setiap perusahaan dan organisasi yang berada di jalur peduli lingkungan. Suhu yang semakin memanas serta polusi membuat kita merasa gerah dengan rutinitas harian yang begitu membuat stress pikiran. Di tengah maraknya penerapan kata-kata Go Green khususnya mengenai lingkungan hidup menjadikan konsep itu sendiri menjadi salah satu strategi komunikasi banyak perusahaan, kita bisa melihat begitu banyak iklan dengan kata-kata Go Green yang dilancarkan oleh berbagai perusahaan. Kita berharapnya itu bukan hanya jargon semata demi meningkatkan pangsa pasar semata, kita berharap semakin banyak pula masyarakat yang memiliki kesadaran akan lingkungan.
Salah satu yang berhasil menumbuhkan kesadaran akan lingkungan tersebut diwujudkan oleh sekelompok orang di Gang Swadaya, Jl. Dr. Saharjo, Manggarai, Jakarta Selatan. Kandank Ilmu pada waktu lebaran mencoba mengunjungi gang tersebut untuk melihat lebih jauh tentang konsep yang mereka tawarkan.
Begitu pertama kali datang, kami disuguhkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau. Perjalanan yang membuat keringat bercucuran dibayarkan dengan tanaman-tanaman yang begitu hijau dan pohon yang membuat suhu panas kota Jakarta langsung menghilang begitu masuk ke Gang Swadaya. Setiap sudut Gang Swadaya yang hijau sejuk di pandang mata.
Pada kesempatan tersebut, kami juga berhasil mewawancarai Pak Ibnu sebagai salah satu orang yang memulai langkah menghijaukan Gang Swadaya tersebut. Menurut Pak Ibnu, Go Green yang dewasa ini menjadi jargon bagi mereka telah dibuktikan terlebih dahulu. Cuap-cuap perusahaan serta pemerintah daerah lebih baik dibuktikan dengan langkah nyata menghijaukan bagian terkecil dari sebuah kota yaitunya tempat tinggal. Awalnya menanam pohon dan tumbuhan hijau ini dimulai oleh 5 orang kemudian berkembang menjadi satu area di Gang Swadaya tersebut.
Kesulitan pertama menurut Pak Ibnu adalah susahnya mengajak para tetangga untuk berpartisipasi, tetapi lama kelamaan mereka menyadari bahwa kita harus melakukan sesuatu untuk mengurangi panasnya kota Jakarta yang semakin hari semakin disesaki oleh pengunjung yang berasal dari seantaro Indonesia.
Kesulitan lainnya adalah susahnya mencari tempat menanam pohon dan tumbuhan, akhirnya tumbuhan di tanam dalam pot bekas cat dan sebagainya. Pada akhirnya, menanam pohon dan tumbuhan menjadi suatu kewajiban bagi setiap rumah tanpa ada rasa terpaksa.
Berikut gambar-gambar yang berhasil Kandank Ilmu abadikan.
Klik link berikut ini untuk melihat lebih banyak lagi gambar
Yangki Imade Suara




